Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Saat Tak Diberi Uang, Pengemis Asal Manyak Payed Ini Mengamuk di Langsa


Langsa- Seorang pengemis (tunawisma) JD (30) laki-laki asal Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang mengamuk dan membentak salah seorang warga Seulalah saat dirinya tidak memberikan sedekah atau uang didepan Kantor BPBD Kota Langsa, Rabu (06/10/21) 

Informasi yang berhasil dihimpun, saat kejadian tersebut langsung melaporkannya kepada petugas Dinsos Kota Langsa, dan selanjutnya petugas Dinsos membawanya kekantor untuk dimintai keterangan.

Namun, saat ditanya oleh petugas Dinsos Kota Langsa, pengemis malah menunjukkan sikap tidak kooperatif dengan dan malah melakukan perlawanan.

Karena menunjukkan reaksi tidak kooperatif dari pengemis tersebut, pegawai dinsos melaporkannya ke Polres Langsa. 



Tak lama berselang, tim elang Sat Sabhara Polres Langsa tiba di Kantor Dinsos.

Tim Elang Sat Sabhara Polres Langsa bersama Kepala Dinsos Kota Langsa menanyai pengemis tentang surat yang dibawanya berasal dari panti asuhan Baitussalam Calong Kabupaten Aceh Utara,  sementara pengakuan pengemis ia berasal dari Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang.

Pengemis menjawab : 'surat tersebut diberikan temannya, dengan perjanjian dia harus kejar setoran 1 Minggu 3 hari, perhari harus bayar Rp80.000 dalam 1 Minggu jumlahnya Rp240.000.

Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Armia, SP mengatakan, bahwa pihak dinsos telah melakukan pembinaan pada pengemis tersebut, dan akan dikembalikan serta diserahkan langsung pada Geuchik/Kepala Desa tempat pengemis itu tinggal.

"Akan tetapi kita peringatkan pengemis itu, apabila masih berkeliaran melakukan aktivitas meminta-minta di Kota Langsa dan membuat kegaduhan serta diamankan oleh pihak Dinsos, maka nantinya akan diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk di proses sesuai hukum yang berlaku", demikian kepala Dinsos Kota Langsa.